Second Book


Analisis HKSA Insektisida dan Desain Senyawa Baru Turunan Sulfenil Metilkarbamatdengan Metode Semiempirik AM1

Rini Selly, Dwi Siswanta, dan Mudasir

Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

INTISARI

 

kimia komputasi


adalah cabang kimia yang menggunakan hasil kimia teori yang diterjemahkan ke dalam program komputer untuk menghitung sifat-sifat molekul dan perubahannya maupun melakukan simulasi terhadap sistem-sistem besar (makromolekul seperti protein atau sistem banyak molekul seperti gas, cairan, padatan, dan kristal cair), dan menerapkan program tersebut pada sistem kimia nyata. Contoh sifat-sifat molekul yang dihitung antara lain struktur (yaitu letak atom-atom penyusunnya), energi dan selisih energi, muatan, momen dipol, kereaktifan, frekuensi getaran dan besaran spektroskopi lainnya. Simulasi terhadap makromolekul (seperti protein dan asam nukleat) dan sistem besar bisa mencakup kajian konformasi molekul dan perubahannya (mis. proses denaturasi protein), perubahan fasa, serta peramalan sifat-sifat makroskopik (seperti kalor jenis) berdasarkan perilaku di tingkat atom dan molekul. Istilah kimia komputasi kadang-kadang digunakan juga untuk bidang-bidang tumpang-tindah antara ilmu komputer dan kimia.

Terdapat beberapa bidang utama dalam topik ini, antara lain:

  • Penyajian komputasi atom dan molekul
  • Pendekatan dalam penyimpanan dan pencarian spesi kimia (Basisdata kimia)
  • Pendekatan dalam penentuan pola dan hubungan antara struktur kimia dan sifat-sifatnya (QSPR, QSAR).
  • Elusidasi struktur secara teoretis berdasarkan pada simulasi gaya-gaya
  • Pendekatan komputasi untuk membantu sintesis senyawa yang efisien
  • Pendekatan komputasi untuk merancang molekul yang berinteraksi lewat cara-cara yang khusus, khususnya dalam perancangan obat.
  • Simulasi proses transisi fasa
  • Simulasi sifat-sifat bahan seperti polimer, logam, dan kristal (termasuk kristal cair).

Abu Musa Jabir bin Hayyan


atau dikenal dengan nama Geber di dunia Barat, diperkirakan lahir di Kuffah, Irak pada tahun 750 dan wafat pada tahun 803. Kontribusi terbesar Jabir adalah dalam bidang kimia. Keahliannya ini didapatnya dengan ia berguru pada Barmaki Vizier, di masa pemerintahan Harun Ar-Rasyid di Baghdad. Ia mengembangkan teknik eksperimentasi sistematis di dalam penelitian kimia, sehingga setiap eksperimen dapat direproduksi kembali. Jabir menekankan bahwa kuantitas zat berhubungan dengan reaksi kimia yang terjadi, sehingga dapat dianggap Jabir telah merintis ditemukannya hukum perbandingan tetap.
Kontribusi lainnya antara lain dalam penyempurnaan proses kristalisasi, destilasi, kalsinasi, sublimasi dan penguapan serta pengembangan instrumen untuk melakukan proses-proses tersebut.

Karya Jabir antara lain: Kitab Al-Kimya (diterjemahkan ke Inggris menjadi The Book of the Composition of Alchemy) , Kitab Al-Sab’een, Kitab Al Rahmah, Al Tajmi, Al Zilaq al Sharqi, Book of The Kingdom, Book of Eastern Mercury, dan Book of Balance.

Sumber: wikipedia

my FIRST book


PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM BENTUK VCD PADA POKOK BAHASAN MINYAK BUMI UNTUK SISWA SMA KELAS X DI SMA NEGERI 1 BINJAI

Rini Selly (NIM 01311654)
ABSTRAK

Pembuatan media pembelajaran dalam bentuk VCD pada pokok bahasan minyak bumi untuk siswa SMA kelas X yang dievaluasi di SMA Negeri 1 Binjai, dijelaskan dalam skripsi ini. Skripsi ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah pembuatan VCD untuk media pembelajaran Minyak Bumi bagi siswa SMA kelas X serta untuk menghasilkan VCD sebagai media pembelajaran pada Pokok Bahasan Minyak Bumi di SMA kelas X semester II tahun ajaran 2005/2006.

Media pembelajaran dihasilkan dalam bentuk VCD dengan durasi waktu 19 menit 59 detik dengan file sebesar 201 MB. Penyusunan skenario pengambilan gambar video berdasarkan variabel keterampilan intelektual dalam pokok bahasan minyak bumi dijabarkan dalam bentuk teks, narasi, gambar maupun animasi.

Media tersebut kemudian dievaluasi kepada siswa SMA kelas X di SMAN 1 Binjai, diambil 2 kelas secara random dan juga di evaluasi oleh Dosen Kimia FMIPA UNIMED Medan. Setelah dievaluasi, secara materi dapat diterima oleh siswa dinyatakan dengan nilai rata-rata siswa yang mencapai nilai 70 dan 72 dari kedua kelas tersebut, namun demikian media pembelajaran ini masih terdapat banyak kekurangan, diharapkan pembuatan media pembelajaran jenis VCD ini dapat lebih dikembangkan di masa yang akan datang.